Selasa, 23 September 2014
PERTOLONGAN AL QURAN DI ALAM QUBUR
Dari Sa’id bin Sulaim ra, Rasulullah SAW bersabda : “Tiada penolong yang lebih utama derajatnya di sisi Allah pada hari Kiamat daripada Al-Qur’an. Bukan nabi, bukan malaikat dan bukan pula yang lainnya.” (Abdul Malik bin Habib-Syarah Ihya).
Bazzar meriwayatkan dalam kitab La’aali Masnunah bahwa jika seseorang meninggal dunia, ketika orang-orang sibuk dengan kain kafan dan persiapan pengebumian di rumahnya, tiba-tiba seseorang yang sangat tampan berdiri di kepala mayat.
Ketika kain kafan mulai dipakaikan, dia berada di antara dada dan kain kafan.
Setelah dikuburkan dan orang-orang mulai meninggalkannya, datanglah dua malaikat. Yaitu Malaikat Munkar dan Nakir yang berusaha memisahkan orang tampan itu dari mayat agar memudahkan tanya jawab.
Tetapi si tampan itu berkata : ”Ia adalah sahabat karibku. Dalam keadaan bagaimanapun aku tidak akan meninggalkannya. Jika kalian ditugaskan untuk bertanya kepadanya, lakukanlah pekerjaan kalian. Aku tidak akan berpisah dari orang ini sehingga ia dimasukkan ke dalam syurga.”
Lalu ia berpaling kepada sahabatnya dan berkata,”Aku adalah Alquran yang terkadang kamu baca dengan suara keras dan terkadang dengan suara perlahan. Jangan khawatir setelah menghadapi pertanyaan Munkar dan Nakir ini, engkau tidak akan mengalami kesulitan.”
Setelah para malaikat itu selesai memberi pertanyaan, ia menghamparkan tempat tidur dan permadani sutera yang penuh dengan kasturi dari Mala’il A’la. (Himpunan Fadhilah Amal : 609)
Allahu Akbar, selalu saja ada getaran haru selepas membaca hadits ini.
Getaran penuh pengharapan sekaligus kekhawatiran.
Getaran harap karena tentu saja mengharapkan Al-Quran yang kita baca dapat menjadi pembela kita di hari yang tidak ada pembela.
Sekaligus getaran takut, kalau-kalau Al-Quran akan menuntut kita.
Allah…terimalah bacaan Al-Quran kami.
Sempurnakanlah kekurangannya.
Banyak riwayat yang menerangkan bahwa Al-Quran adalah pemberi syafa’at yang pasti dikabulkan Allah SWT.
Sabtu, 13 September 2014
Culinary Night
Selalu saja ada kegiatan seru yang suami ku lakukan setiap sabtu dan minggu untuk menyenangkan aku dan anak anak. Seperti anak muda yang selalu menghabiskan malam minggu, suami ku membuat kami mengisi malam minggu dengan hal hal seru. kadang makan di luar, menonton kembang api, bermain di lapangan gasibu, menonton live music, ke bioskop, dll. Jika hari minggu tiba, biasanya dia mengajak aku dan anak anak berolah raga, kadang naik sepeda, lari pagi ke saparua, berenang, atau hanya sekedar jalan kaki di car free day.
Malam ini suami ku mengajak anak anak ke culinary night. Bukan hanya wisata kuliner nya yang seru, tapi suasana nya. walau berdesak desakan, hiburan musik nya dan sensasi nya membuat seru. Lebih seru lagi kami yg harus naik angkot menuju tempat parkir, padahal dari rumah naik mobil, serta berdesak desakan dgn pengunjung lain berebut moci es krim yg sudah tinggal sedikit lagi takut kehabisan hahaha. Pulang dari sana, dilanjutkan dengan membuat jagung bakar, walau sudah jajan banyak, jagung yang dibakar bareng bareng pun ludes disantap anak anak hehehe. Bukan hanya makan jagung nya yang seru, tapi acara bakar bareng nya, yng mudah mudahan juga bisa menjadi kesan tersendiri buat anak anak ku. Ya itu lah suami ku yang selalu meluangkan waktu untuk kesenangan anak anak ku, walaupun siang hari nya kecapean karena harus mengantar jemput anak anak les, masih sempet menemani anaku membuat kerajinan tangan dan membersihkan kolam ikan bareng bareng.
walaupun suamiku tidak suka dengan yang berbau lebay...hehehe... tapi cerita ini ingin aku tulis untuk menjadi kenangan bagi anak anakku, semoga mereka akan selalu ingat dengan kebaikan, perhatian kami kepada mereka, semoga mereka mengenang bahwa ayahnya berusaha senantiasa membuat hal hal yang menyenangkan bagi mereka. I Love You My Husband...hihihi
Malam ini suami ku mengajak anak anak ke culinary night. Bukan hanya wisata kuliner nya yang seru, tapi suasana nya. walau berdesak desakan, hiburan musik nya dan sensasi nya membuat seru. Lebih seru lagi kami yg harus naik angkot menuju tempat parkir, padahal dari rumah naik mobil, serta berdesak desakan dgn pengunjung lain berebut moci es krim yg sudah tinggal sedikit lagi takut kehabisan hahaha. Pulang dari sana, dilanjutkan dengan membuat jagung bakar, walau sudah jajan banyak, jagung yang dibakar bareng bareng pun ludes disantap anak anak hehehe. Bukan hanya makan jagung nya yang seru, tapi acara bakar bareng nya, yng mudah mudahan juga bisa menjadi kesan tersendiri buat anak anak ku. Ya itu lah suami ku yang selalu meluangkan waktu untuk kesenangan anak anak ku, walaupun siang hari nya kecapean karena harus mengantar jemput anak anak les, masih sempet menemani anaku membuat kerajinan tangan dan membersihkan kolam ikan bareng bareng.
walaupun suamiku tidak suka dengan yang berbau lebay...hehehe... tapi cerita ini ingin aku tulis untuk menjadi kenangan bagi anak anakku, semoga mereka akan selalu ingat dengan kebaikan, perhatian kami kepada mereka, semoga mereka mengenang bahwa ayahnya berusaha senantiasa membuat hal hal yang menyenangkan bagi mereka. I Love You My Husband...hihihi
Langganan:
Postingan (Atom)